Slider[Style1]

Style2

Kota Pesisir

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Wilayah pesisir mempunyai karakteristik yang unik, berbeda dengan wilayah daratan. Wilayah pesisir merupakan wilayah perbatasan antara daratan dan lautan, jadi memilki dua akses antara daratan dan lautan. Kelebihan akses ini, menciptakan kekhasan tersendiri ketika menjadi sebuah kota. Selain mempunyai kelebihan akses, wilayah pesisir juga mempunyai masalah akut, yaitu abrasi, sudah sering kita mendengar sebuah daerah hilang karena abrasi, dari pesisirlah daratan mulai menghilang sedikit demi sedikit. Wilayah pesisir yang belum terjamah oleh banyak orang akan berbda dengan wilayah pesisir yang sering dikunjungi orang. Kemudian, wilayah pesisir yang strategis lama kelamaan akan menjadi sebuah kota yang unik, dimana mayoritas aktifitas atau tulang punggung sebuah daerah terletak di kawasan pesisir, daerah ini kemudian kita sering disebut Kota Pesisir (Waterfront City) atau Kota Pelabuhan.
Indonesia adalah Negara Kepulauan, sudah seharusnya Indonesia memanfaatkan secara optimal wilayah pesisir sebagai pusat transaksi ekonomi dan mobilitas perdagangan. Selain itu wilayah pesisir juga dapat difungsikan sebagai penghubung antar satu pulau ke pulau satu ke pulau yang lainnya. Selain itu, kota-kota besar di Indonesia saat ini juga memiliki Bandar atau wilayah pesisir yang besar sebagai perputaran gerak ekonomi baik skala mikro maupun makro. Fungsi utama wilayah pesisir salah satunya adalah pelabuhan. Di Indonesia banyak sekali pelabuhan yang belum dioptimalkan oleh Pemerintah. Rencana pemerintah untuk menjadi poros maritime dunia dengan membuat tol laut, perlu diapresiasi, tinggal bagaimana mengoptimalkan dan mengaplikasikan ide tersebut di wilayah pesisir, patut ditunggu.


About Saifudien Djazuli

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top