Wilayah pesisir mempunyai karakteristik yang unik,
berbeda dengan wilayah daratan. Wilayah pesisir merupakan wilayah perbatasan
antara daratan dan lautan, jadi memilki dua akses antara daratan dan lautan. Kelebihan
akses ini, menciptakan kekhasan tersendiri ketika menjadi sebuah kota. Selain
mempunyai kelebihan akses, wilayah pesisir juga mempunyai masalah akut, yaitu
abrasi, sudah sering kita mendengar sebuah daerah hilang karena abrasi, dari
pesisirlah daratan mulai menghilang sedikit demi sedikit. Wilayah pesisir yang
belum terjamah oleh banyak orang akan berbda dengan wilayah pesisir yang sering
dikunjungi orang. Kemudian, wilayah pesisir yang strategis lama kelamaan akan
menjadi sebuah kota yang unik, dimana mayoritas aktifitas atau tulang punggung
sebuah daerah terletak di kawasan pesisir, daerah ini kemudian kita sering
disebut Kota Pesisir (Waterfront City)
atau Kota Pelabuhan.
Indonesia adalah Negara Kepulauan, sudah seharusnya
Indonesia memanfaatkan secara optimal wilayah pesisir sebagai pusat transaksi
ekonomi dan mobilitas perdagangan. Selain itu wilayah pesisir juga dapat
difungsikan sebagai penghubung antar satu pulau ke pulau satu ke pulau yang
lainnya. Selain itu, kota-kota besar di Indonesia saat ini juga memiliki Bandar
atau wilayah pesisir yang besar sebagai perputaran gerak ekonomi baik skala
mikro maupun makro. Fungsi utama wilayah pesisir salah satunya adalah
pelabuhan. Di Indonesia banyak sekali pelabuhan yang belum dioptimalkan oleh
Pemerintah. Rencana pemerintah untuk menjadi poros maritime dunia dengan
membuat tol laut, perlu diapresiasi, tinggal bagaimana mengoptimalkan dan
mengaplikasikan ide tersebut di wilayah pesisir, patut ditunggu.

Tidak ada komentar: